Gedung MPR 1

SIDANG ISTIMEWA MPR

Sidang Istimewa MPR (10-13 Nopember 1998)

Hasil dari Sidang Istimewa MPR 1998 antara lain :

  1. TAP MPR No. X/MPR/1998 tentang pokok-pokok reformasi pembangunan dalam rangka penyelamatan dan normalisasi kehidupan nasional sebagai haluan negara
  2. TAP MPR No. XI/MPR/1998 tentang penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN
  3. TAP MPR No. XIII/MPR/1998 tentang pembatasan jabatan presiden dan wakil presiden RI
  4. TAP MPR No. XV tentang penyelenggaraan ototnomi daerah
  5. TAP MPR No. XVI tentang politik ekonomi dalam rangka demokrasi ekonomi
  6. TAP MPR No. XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia (HAM)

Sidang Umum MPR Hasil Pemilihan Umum 1999

Dilaksanakan sejak tanggal 1 – 21 Oktober 1999. dalam sidang itu Amien Rais dikukuhkan sebagai ketua MPR dan Akbar Tanjung sebagai ketua DPR. Dalam sidang ini, laporan pertanggungjawaban Habibie ditolak oleh MPR. Akibatnya adalah Habibie tidak dapat mencalonkan diri menjadi Presiden Republik Indonesia. Sehingga masa kekuasaan Habibie yang dimulai tanggal 21 Mei 1998 berakhir pada 21 Oktober 1999.

Sehingga hanya muncul tiga calon presiden yaitu Gus Dur, Megawati dan Yusril Ihza Mahendra. Namun akhirnya Yusril mengundurkan diri dari pencalonan sehingga hanya tinggal dua calon yaitu Gus Dur dan Megawati. Dari hasil pemilihan presiden yang dilaksanakan secara voting tanggal 20 Oktober 1999, maka terpilih Gus Dur sebagai Presiden RI ke 4. sedangkan pada 21 Oktober 1999 diadakan pemilihan wakil presiden yang diikuti oleh Megawati dan Hamzah Haz yang dimenangkan oleh Megawati. Sehingga terpilih Presiden Gus Dur dan Wakil Presiden Megawati.

Leave a Reply