KRISIS SOSIAL

Tokoh masyarakat dan para akademisi kampus menyikapi permasalahan ini dengan membuka forum diskusi dan kerjasama antar kampus, sehingga pendapat mereka sungguh dapat mempersatukan keinginan rakyat  untuk menurunkan Soeharto. Akhirnya pada 19 Mei 1998, Soeharto mengumumkan pembentukan Dewan Reformasi. Dewan ini akan membahas masa depan setelah Soeharto turun jabatan. Masyarakat belum juga puas, desakan bagi Soeharto untuk mengundurkan diri banyak mengalir dari pelbagai kalangan. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998, Soeharto menyerahkan jabatan presiden kepada Wakil Presiden B.J. Habiebie. Dengan demikian maka proses reformasi akan dimulai.

Pelbagai tokoh seperti Gus Dur, Megawati, Amien Rais, Riswanda Imawan (alm), Muji Sutrisno, dan Nurcholis Madjid (alm) memberikan kekuatan kepada rakyat lewat harapan baru dari sistem pemerintahan yang baru. Rakyat menanggapi positif dan memberikan respon yang baik. Pelbagai wacana muncul dan mengisyaratkan adanya harapan baru di Indonesia. Pemilu dengan sistem baru dan demokratisasi di segala bidang merupakan contoh konkrit dari perjuangan para akademisi ini.

Leave a Reply